Usia Titi DJ memang sudah tak muda lagi, namun hal itu bukan berarti pelantun hits Bahasa Kalbu itu berhenti berkarya. Titi DJ masih aktif merilis karya-karya baru seperti yang terbaru adalah album TITI IN LOVE WITH YOVIE.
Selain masih rutin merilis karya baru, Titi DJ juga masih setia dengan penampilan ala anak mudanya. Salah satu caranya adalah dengan memakai wig.
"Ini untuk mensiasati umur yang nggak muda lagi. Semua orang ingin terlihat muda. Banyak cara, kalau saya lebih ke penampilan. Bukan rambut sendiri, jadi ini wig. Karena membuat lebih praktis, mau pake warna apa aja bisa karena saya udah nggak mungkin ngecat rambut lagi. Saya juga ada project membuat brand wig," ujar Titi DJ saat ditemui di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (19/4).
Titi DJ sendiri lebih suka memadukan banyak warna untuk wig-nya. "Banyak color, tapi bukan bright. Lebih ke pastel (seperti) pink muda dan grey. Kalo dulu orang nggak mau pakai grey karena identik dengan uban. Kalau sekarang di mana-mana rambutnya pada grey, silver gitu," sambungnya.
Di sisi lain, memakai wig ternyata juga merupakan salah satu cara Titi DJ untuk merawat rambutnya. Penyanyi 49 tahun itu pun lalu menceritakan pengalamannya saat rambutnya rusak gara-gara dicat.
"Dulu album ke berapa ya, rambut saya di-blonde. Rambut orang Asia itu pigmennya lebih baik dari bule, kalo memang mau memasukkan warna itu harus di-bleach. Terbukti waktu itu saya cat rambut. (Rambut) jadi kering, nggak sehat, langsung rusak, patah-patah. Jadi langsung potong rambut karena rontoknya parah. Kurang lebih pas keramas rontoknya segenggam gitu. Dari situ mulai dipotong pendek," tandasnya.


Komentar
Posting Komentar