Langsung ke konten utama

Berita pemerkosaan di Trawas Mojokerto




MOJOKERTO - Aksi pemerkosaan yang dilakukan Sodiq, ustaz asal Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto bakalan berbuntut panjang. Pasalnya, pihak keluarga Nr (14), berencana menempuh jalur hukum kendati Sodiq sudah menikahi Nr, Senin 26 Mei 2016.
"Kami tadi sudah komunikasi dengan keluarga terkait kasus pemerkosaan itu. Keputusan orangtua korban, mereka akan melaporkan kasus ini ke ranah hukum," ujar Kapolsek Ngoro, Kompol Khoirul Anam saat mengunjungi rumah Nr, Senin (30/5/2016).
Ia mengatakan, sejak awal Dm (70), orangtua Nr mengaku sudah berniat untuk melaporkan Sodiq yang tak lain merupakan guru ngaji Nr. Akibat ketidaktahuannya, hal tersebut urung dilakukan.
Namun, saat pihak kepolisian mendatanginya, Dm kembali memutuskan untuk membawa kasus yang menimpa anaknya ke ranah hukum.

"Setelah kita berikan pendapat tadi, akhirnya bapaknya meminta agar diproses hukum. Sehingga kita akan damping. Anggota kita, juga kita siagakan untuk melindungi keluarga korban," ujarnya.
Rencananya, dengan dibantu aparat kepolisian, Dm bersama anaknya akan mendatangi Polres Mojokerto, pada Selasa (31/5/2016). Ia meminta polisi mengusut tuntas prilaku bejat yang dilakukan Sodiq yang memperkosa anak semata wayangnya dan mengancam akan membacoknya jika anaknya melaporkan aksi bejat pelaku.
"Besok akan dikawal untuk melaporkan kejadian ini ke Polres. Selain itu, proses hukumnya juga akan kita kawal sampai tuntas, sehingga korban tidak perlu takut," kata Kapolsek sembari memberikan pemahaman kepada Dm.

Menurut Khoirul, sudah selayaknya Sodiq mendapatkan hukuman yang setimpal. Sebab, perbuatannya itu sudah merusak masa depan Nr. Terlebih, peristiwa tersebut membuat Nr mengalami trauma dan enggan bertemu dengan orang lain.
"Memang seharusnya diproses hukum. Karena pelaku sudah menyetubuhi anak di bawah umur. Apalagi pelaku ini guru ngaji. Padahal, niat korban sangat baik, ia benar-benar ingin bisa ngaji, tapi malah diperlakukan seperti itu," katanya.
Sementara itu, Dm merasa lega karena sangat terbantu dengan hadirnya para penegak hukum dan bersedia membantunya untuk menjebloskan guru ngaji bejat itu ke sel tahanan.
"Saya mengucapkan terimakasih karena sudah dibantu. Dengan seperti ini, saya bisa melaporkan dan kasus anak saya ini bisa diproses sesuai dengan aturan yang ada. Kasihan anak saya, karena ia juga tidak mau dinikahkan sebenarnya," tandasnya.

Sumber Okezone

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Trawas Pagi Ini

Foto ini adalah diambil di salah satu hotel terkenal di trawas , Pagi ini suasana trawas sangat indah . Trawas sudah menjadi bagian dari pariwisata yang wajib di kunjungi , Trawas memiliki tempat indah yang masih belum ter ekspos, oleh karena itu kali ini kami akan ekspos trawas kepada anda semua, Mungkin banyak orang menyangka hanya batu malang yang bagus di wilayah jatim timur/ wilayah malang , pada hal ada wilayah lain yaitu Trawas , Daerah yang terletak tepat di belakakng batu malang , trawas dan batu malang sendiri hanya ter batas gunung welirang jark trawas dengan batu malang sebenarnya cukup dekat, apa saja yang ada di trawas ? Selain suasana sejuknya yang tidak kalah dengan Batu malang Trawas juga terkenal dengan Duriannya Jika anda ke trawas anda wajib untuk mencari durian khas trawas, tapi awas tertipu tidak jarang ada juga penjual nakal yang menipu, mengaku durian trawas padahal aslinya durian luar trawas, ini jelas beda dengan rasa asli durian trawas , jika anda ingin...

Inilah 24 pasangan mesum yang di grebek di hotel kawasan Trawas

Img ilstrasi Polres Mojokerto beserta dinas terkait menggelar Operasi Bina Kusuma di sejumlah hotel di wilayah hukum Polres Mojokerto. Sebanyak 24 pasangan mesum digerebek petugas saat berteduh dari air hujan di dalam kamar hotel. Puluhan pasangan mesum yang telah terjaring razia gabungan dinas terkait yakni dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung digelandang ke Mapolres Mojokerto untuk dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, dari 24 pasangan mesum tersebut merupakan bukan pasangan suami istri. Dari 24 pasangan mesum tersebut, 12 orang diketahui berstatus janda, 15 laki-laki yang sudah memiliki istri dan lima perempuan yang mempunyai suami serta 11 orang yang belum menikah. Sebanyak 24 pasangan mesum tersebut digerebek dari dua hotel di Kecamatan Trawas dan Pungging. Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, sebanyak 24 pasangan mesum tersebut bukan suami istri. "Mereka terjaring di dua hotel...

Terobosan Baru Pemerintah Untuk Dukung Langkah Rio Harianto di F1

Terobosan yang digelar Pemerintah Indonesia untuk mendukung eksistensi Rio Haryanto pada ajang balap Formula 1 ternyata turut disorot media-media luar negeri. Beberapa media memberitakan kerja keras Pemerintah dalam mendukung Rio melalui layanan SMS ( Short Message Service ). Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan penggalangan dana untuk Rio. Melalui SMS Donasi ke nomor 7788 dan dengan biaya sebesar Rp5.000 per pesan ini diharapkan bisa menutup kekurangan dana yang dibutuhkan. Pebalap kelahiran Solo itu diharapkan bisa melunasi sisa pembayaran sebesar 10 juta euro kepada Manor Racing andai 12,4 juta pengguna ponsel mengirim SMS. "Mari kita mendukung ini. Buatlah seperti minum obat, tiga kali sehari," kata Menkominfo, Rudiantara kepada wartawan. egigihan upaya Pemerintah Indonesia itu turut diberitakan oleh situs-situs balap lu...