Langsung ke konten utama

Tidak ikut UN, 19 siwa di malang tidak lulus



Pemerintah Kota Malang mengklaim para siswa tingkat SMA di wilayah mereka lulus 100 persen. Adapun 19 siswa dinyatakan tidak lulus, diketahui memang tidak Ujian Nasional (UN) sejak awal.

Wali Kota Malang, Mochammad Anton menilai, meski terjadi penurunan, secara umum hasil Ujian Nasional (UN) masih bagus. Pihaknya mendorong untuk dilakukan perbaikan lagi.

"Ini masih baguslah, karena SMA dan SMK lulus semua. Walaupun ada siswa yang tidak lulus, itu pun ada penyebabnya, yaitu karena sakit dan kecelakaan. Sehingga tidak bisa mengikuti ujian," kata Anton di sela Peringatan Hari Lahir NU ke-90 di Masjid Jami' Kota Malang, Minggu (8/5).

Kata Anton, masih ada kesempatan untuk anak-anak yang belum lulus untuk mengikuti ujian susulan. Siswa yang tidak lulus akan diikutkan susulan atau perbaikan yang akan digelar Agustus mendatang.

"Kita akan bantu untuk bisa lulus, karena nanti bisa diulangi. Agar mereka bisa seperti teman-temannya yang sudah lulus," tambah Anton.

Hal serupa disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Malang, Zubaidah. Dia mengklaim bisa meluluskan 100 persen dari siswa SMA dan SMK di Kota Malang.

"Kalau secara logika atau kenyataan, mereka lulus semua. Tapi kalau dihitung persen menjadi turun karena ada yang kecelakaan dan sakit," kata Zubaidah.

Kalau sudah mendaftar UN, kata Zubaidah, untuk menentukan prosentasenya dari semua pendaftar. Padahal mereka tidak mengikuti ujian, tetapi tetap ikut dihitung.

"Sebetulnya kalau tidak ikut, dianggap tidak digunakan presentase. Cuma sistem kita dipakai," katanya.

Sebanyak 19 siswa dinyatakan tidak lulus ujian nasional akibat sejak awal tidak mengikuti ujian. Walaupun sempat ada yang mengikuti ujian, namun hanya sehari saja.

Jumlah tersebut dengan perincian, siswa SMK Negeri yang tidak lulus sebanyak 3 orang dari jumlah sebanyak 5.306 orang. Sementara SMK Swasta yang tidak lulus sebanyak 5 orang dari peserta sebanyak 3.631 orang murid.

SMA Negeri keseluruhan dinyatakan lulus dari 2.964 peserta. Begitupun dari SLB (Sekolah Luar Biasa) dari sebanyak 8 murid keseluruhan lulus. Namun untuk SMA Swasta sebanyak 11 siswa dinyatakan tidak lulus dari peserta sebanyak 2.992 peserta.

Zubaidah juga mengaku tidak mengetahui rangking untuk Kota Malang, baik itu nasional maupun Jawa Timur. Pemerintah Pusat hingga sekarang belum memberikan daftar tersebut.

"Kita belum bisa ngomong, peringkat di urutan berapa. Hasil UN sudah diterima, tetapi belum ada rekap secara Nasional. Jawa Timur yang baik siapa, belum ada," ujarnya.

Hasil tersebut, kata Zubaidah, akan dilakukan evaluasi secara nasional. Karena kondisi serupa juga terjadi di daerah lain. Pihaknya juga belum bisa memutuskan pengaruh dari penerapan sistem komputerisasi.

"Belum ada, Pusat belum bicara itu, karena mau dievaluasi dulu. Tahun depan diharapkan untuk komputerisasi. Daerah lain belum memakai komputer semua, Malang sudah banyak," katanya.

Nantinya perlu dibandingkan secara rigit antara komputerisasi dan text. Sehingga saat ini masih belum bisa menjustifikasi, hasilnya turun atau naik setelah diterapkan komputerisasi. Begitupun dengan penerapan kurikulum.

"Kurikulum juga ada yang K-13 ada yang masih KTSP. Sehingga hal seperti itu ada pengaruh untuk keseluruhan. Itu masih mau dihitung oleh Pemerintah Pusat," terangnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Trawas Pagi Ini

Foto ini adalah diambil di salah satu hotel terkenal di trawas , Pagi ini suasana trawas sangat indah . Trawas sudah menjadi bagian dari pariwisata yang wajib di kunjungi , Trawas memiliki tempat indah yang masih belum ter ekspos, oleh karena itu kali ini kami akan ekspos trawas kepada anda semua, Mungkin banyak orang menyangka hanya batu malang yang bagus di wilayah jatim timur/ wilayah malang , pada hal ada wilayah lain yaitu Trawas , Daerah yang terletak tepat di belakakng batu malang , trawas dan batu malang sendiri hanya ter batas gunung welirang jark trawas dengan batu malang sebenarnya cukup dekat, apa saja yang ada di trawas ? Selain suasana sejuknya yang tidak kalah dengan Batu malang Trawas juga terkenal dengan Duriannya Jika anda ke trawas anda wajib untuk mencari durian khas trawas, tapi awas tertipu tidak jarang ada juga penjual nakal yang menipu, mengaku durian trawas padahal aslinya durian luar trawas, ini jelas beda dengan rasa asli durian trawas , jika anda ingin...

Inilah 24 pasangan mesum yang di grebek di hotel kawasan Trawas

Img ilstrasi Polres Mojokerto beserta dinas terkait menggelar Operasi Bina Kusuma di sejumlah hotel di wilayah hukum Polres Mojokerto. Sebanyak 24 pasangan mesum digerebek petugas saat berteduh dari air hujan di dalam kamar hotel. Puluhan pasangan mesum yang telah terjaring razia gabungan dinas terkait yakni dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung digelandang ke Mapolres Mojokerto untuk dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, dari 24 pasangan mesum tersebut merupakan bukan pasangan suami istri. Dari 24 pasangan mesum tersebut, 12 orang diketahui berstatus janda, 15 laki-laki yang sudah memiliki istri dan lima perempuan yang mempunyai suami serta 11 orang yang belum menikah. Sebanyak 24 pasangan mesum tersebut digerebek dari dua hotel di Kecamatan Trawas dan Pungging. Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, sebanyak 24 pasangan mesum tersebut bukan suami istri. "Mereka terjaring di dua hotel...

Terobosan Baru Pemerintah Untuk Dukung Langkah Rio Harianto di F1

Terobosan yang digelar Pemerintah Indonesia untuk mendukung eksistensi Rio Haryanto pada ajang balap Formula 1 ternyata turut disorot media-media luar negeri. Beberapa media memberitakan kerja keras Pemerintah dalam mendukung Rio melalui layanan SMS ( Short Message Service ). Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan penggalangan dana untuk Rio. Melalui SMS Donasi ke nomor 7788 dan dengan biaya sebesar Rp5.000 per pesan ini diharapkan bisa menutup kekurangan dana yang dibutuhkan. Pebalap kelahiran Solo itu diharapkan bisa melunasi sisa pembayaran sebesar 10 juta euro kepada Manor Racing andai 12,4 juta pengguna ponsel mengirim SMS. "Mari kita mendukung ini. Buatlah seperti minum obat, tiga kali sehari," kata Menkominfo, Rudiantara kepada wartawan. egigihan upaya Pemerintah Indonesia itu turut diberitakan oleh situs-situs balap lu...