Langsung ke konten utama

Aremania : Bukber meninggalkan pengalaman pahit



Malang-Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Aremania Pasuruan dengan melakukan buka bersama (bukber) di sebuah restoran di kawasan Pasuruan, Senin (27/6/2016), kemarin. Sayang di tengah momentum bukber itu terjadi aksi sweping yang dilakukan oleh oknum suporter beratribut warna hijau.

Salah satu dedengkot Aremania, Harie Pandiono atau yang akrab disapa sam Paimin menceritakan peristiwa tersebut. "Saya dapat laporan dari teman-teman Aremania di Pasuruan. Iya dirampas segerombolan berbaju hijau tapi belum tentu Bonek, bisa saja perampok menyamar supporter biar tidak dilawan masyarakat. Namun atributnya Bonek," ujarnya saat dihubungi beritajatim.com, Rabu (29/6/2016).

Ia menjelaskan, kejadian perampasan atribut Aremania dan beberapa barang berharga lainya seperti handphone dan uang, terjadi setelah rombongan Aremania bersantap menu buka puasa. "Kejadian itu Senin jam 18.14 WIB dari Aremania Pasuruan sekitar 20-an ada ibu-ibu juga. Yang ngerampok pakai baju hijau-hijau ada 40-an dengan bawa senjata tajam," paparnya.

"Bukan ribut tapi dirampas/ dirampok atributnya, HP, uang dan barang berharga lain. Untung yang perempuan pakai baju rangkap dan yang laki-laki tidak dibunuh. Ini murni kriminal tidak ada hubungan dengan rivalitas atau sepakbola," imbuhnya.

Harie pun meminta teman-teman Aremania untuk menyerahkan peristiwa itu kepada pihak yang berwajib. Ia juga meminta Aremania untuk tetap menjaga kondusifitas Jawa Timur dan tidak menodai bulan Ramadan.

"Saya sudah minta teman-teman buat laporan dan minta polisi mengusut tuntas. Saya pesan Aremania untuk tetap tenang tidak melakukan tindakan yang terpuji karena Jatim adalah tempatnya manusia beragama dan bermartabat. Tidak boleh melakukan tindakan-tindakan biadab apalagi ini bulan puasa," tegas Aremania Korwil Batavia ini.

Ia juga enggan menuduh oknum suporter Bonek yang melakukan aksi perampasan itu kendati pelaku perampasan beratribut Bonek. "Siapa tahu orang yang ngrampok tadi mengadu domba dengan berbaju bola. Tapi peristiwa ini harus ditindak aparat sesuai prosedur hukum," tandasnya.

Kontan peristiwa ini mendapat beragam komentar dari para netizen pengguna media sosial instagram. Seperti yang ada di akun aremameme postingan tersebut mendapat sekitar 450 komentar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Trawas Pagi Ini

Foto ini adalah diambil di salah satu hotel terkenal di trawas , Pagi ini suasana trawas sangat indah . Trawas sudah menjadi bagian dari pariwisata yang wajib di kunjungi , Trawas memiliki tempat indah yang masih belum ter ekspos, oleh karena itu kali ini kami akan ekspos trawas kepada anda semua, Mungkin banyak orang menyangka hanya batu malang yang bagus di wilayah jatim timur/ wilayah malang , pada hal ada wilayah lain yaitu Trawas , Daerah yang terletak tepat di belakakng batu malang , trawas dan batu malang sendiri hanya ter batas gunung welirang jark trawas dengan batu malang sebenarnya cukup dekat, apa saja yang ada di trawas ? Selain suasana sejuknya yang tidak kalah dengan Batu malang Trawas juga terkenal dengan Duriannya Jika anda ke trawas anda wajib untuk mencari durian khas trawas, tapi awas tertipu tidak jarang ada juga penjual nakal yang menipu, mengaku durian trawas padahal aslinya durian luar trawas, ini jelas beda dengan rasa asli durian trawas , jika anda ingin...

Inilah 24 pasangan mesum yang di grebek di hotel kawasan Trawas

Img ilstrasi Polres Mojokerto beserta dinas terkait menggelar Operasi Bina Kusuma di sejumlah hotel di wilayah hukum Polres Mojokerto. Sebanyak 24 pasangan mesum digerebek petugas saat berteduh dari air hujan di dalam kamar hotel. Puluhan pasangan mesum yang telah terjaring razia gabungan dinas terkait yakni dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung digelandang ke Mapolres Mojokerto untuk dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, dari 24 pasangan mesum tersebut merupakan bukan pasangan suami istri. Dari 24 pasangan mesum tersebut, 12 orang diketahui berstatus janda, 15 laki-laki yang sudah memiliki istri dan lima perempuan yang mempunyai suami serta 11 orang yang belum menikah. Sebanyak 24 pasangan mesum tersebut digerebek dari dua hotel di Kecamatan Trawas dan Pungging. Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, sebanyak 24 pasangan mesum tersebut bukan suami istri. "Mereka terjaring di dua hotel...

Terobosan Baru Pemerintah Untuk Dukung Langkah Rio Harianto di F1

Terobosan yang digelar Pemerintah Indonesia untuk mendukung eksistensi Rio Haryanto pada ajang balap Formula 1 ternyata turut disorot media-media luar negeri. Beberapa media memberitakan kerja keras Pemerintah dalam mendukung Rio melalui layanan SMS ( Short Message Service ). Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan penggalangan dana untuk Rio. Melalui SMS Donasi ke nomor 7788 dan dengan biaya sebesar Rp5.000 per pesan ini diharapkan bisa menutup kekurangan dana yang dibutuhkan. Pebalap kelahiran Solo itu diharapkan bisa melunasi sisa pembayaran sebesar 10 juta euro kepada Manor Racing andai 12,4 juta pengguna ponsel mengirim SMS. "Mari kita mendukung ini. Buatlah seperti minum obat, tiga kali sehari," kata Menkominfo, Rudiantara kepada wartawan. egigihan upaya Pemerintah Indonesia itu turut diberitakan oleh situs-situs balap lu...