Langsung ke konten utama

Dicekoki Miras, Pelajar SMP di Pasuruan Digilir 6 ABG

PASURUAN - Kelakuan enam anak baru gede (ABG) asal Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan benar-benar kelewatan. Disaat umat muslim menjalankan ibadah puasa, mereka justru pesta minum-minuman keras. Setelah teler, mereka memperkosa Bunga (15) warga Kelurahan Doropayung, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan.

Akibat kejadian tersebut, korban yang masih berstatus pelajar SMP mengalami trauma. Korban lebih banyak menyendiri dan mengurung diri di dalam kamar. Karena merasa dipermalukan, orangtua korban melaporkan kasus perkosaan ini ke aparat kepolisian.

Peristiwa ini terjadi di ladang kacang tanah di Desa Keboncandi, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

Kasus ini sedianya sudah dimediasi aparat desa ditawarkan solusi penyelesaian secara kekeluargaan. Namun karena keluarga korban merasa tidak terima, kasus ini tetap berlanjut ke meja hukum.

Kasus ini diketahui keluarga setelah mencurigai perubahan perilaku korban. Setelah didesak, akhirnya Bunga mengaku terus terang telah diperkosa enam orang temannya. Pada saat kejadian, korban mengaku tidak ingat apapun karena dalam kondisi teler.

Setelah keluarga Bunga melaporkan kasus tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat memburu para pelaku. Petugas tidak butuh waktu lama untuk meringkus enam ABG tersebut.

Para pelaku yang kini diamankan di Mapolres Pasuruan tersebut yakni, Malifi (18); Anang Ma'ruf (16); Farid (17); Ahmad Basori (16); Alfian Zikria (16) dan Sulaiman Fadli (16).

Menurut pengakuan para pelaku, pada awalnya mereka hanya berniat pesta minum-minuman keras. Namun setelah terpengaruh alkohol, mereka terbawa nafsu untuk memperkosa temannya.

Bunga yang dalam kondisi teler, dipaksa melayani nafsu bejat pelaku dengan disertai ancaman senjata tajam.

Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota, Iptu Puryanto mengungkapkan, sebelum kasus ini dibawa ke jalur hukum, pihak perangkat desa telah berinisiatif menyelesaikannya dengan cara kekeluargaan.

Pihak keluarga sebenarnya meminta ganti rugi imateriil masing-masing Rp10 juta. Namun keluarga pelaku meminta keringanan dengan hanya membayar Rp5 juta. Karena tidak ada kata sepakat, keluarga korban tetap melanjutkan kasus tersebut ke jalur hukum.

"Saat ini petugas penyidik tengah melakukan proses penyidikan lebih lanjut. Para pelaku sudah diamankan di tahanan Mapolres Pasuruan Kota," kata Iptu Puryanto. arie yoenianto

sumber : okez0ne

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Trawas Pagi Ini

Foto ini adalah diambil di salah satu hotel terkenal di trawas , Pagi ini suasana trawas sangat indah . Trawas sudah menjadi bagian dari pariwisata yang wajib di kunjungi , Trawas memiliki tempat indah yang masih belum ter ekspos, oleh karena itu kali ini kami akan ekspos trawas kepada anda semua, Mungkin banyak orang menyangka hanya batu malang yang bagus di wilayah jatim timur/ wilayah malang , pada hal ada wilayah lain yaitu Trawas , Daerah yang terletak tepat di belakakng batu malang , trawas dan batu malang sendiri hanya ter batas gunung welirang jark trawas dengan batu malang sebenarnya cukup dekat, apa saja yang ada di trawas ? Selain suasana sejuknya yang tidak kalah dengan Batu malang Trawas juga terkenal dengan Duriannya Jika anda ke trawas anda wajib untuk mencari durian khas trawas, tapi awas tertipu tidak jarang ada juga penjual nakal yang menipu, mengaku durian trawas padahal aslinya durian luar trawas, ini jelas beda dengan rasa asli durian trawas , jika anda ingin...

Inilah 24 pasangan mesum yang di grebek di hotel kawasan Trawas

Img ilstrasi Polres Mojokerto beserta dinas terkait menggelar Operasi Bina Kusuma di sejumlah hotel di wilayah hukum Polres Mojokerto. Sebanyak 24 pasangan mesum digerebek petugas saat berteduh dari air hujan di dalam kamar hotel. Puluhan pasangan mesum yang telah terjaring razia gabungan dinas terkait yakni dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung digelandang ke Mapolres Mojokerto untuk dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, dari 24 pasangan mesum tersebut merupakan bukan pasangan suami istri. Dari 24 pasangan mesum tersebut, 12 orang diketahui berstatus janda, 15 laki-laki yang sudah memiliki istri dan lima perempuan yang mempunyai suami serta 11 orang yang belum menikah. Sebanyak 24 pasangan mesum tersebut digerebek dari dua hotel di Kecamatan Trawas dan Pungging. Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, sebanyak 24 pasangan mesum tersebut bukan suami istri. "Mereka terjaring di dua hotel...

Terobosan Baru Pemerintah Untuk Dukung Langkah Rio Harianto di F1

Terobosan yang digelar Pemerintah Indonesia untuk mendukung eksistensi Rio Haryanto pada ajang balap Formula 1 ternyata turut disorot media-media luar negeri. Beberapa media memberitakan kerja keras Pemerintah dalam mendukung Rio melalui layanan SMS ( Short Message Service ). Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan penggalangan dana untuk Rio. Melalui SMS Donasi ke nomor 7788 dan dengan biaya sebesar Rp5.000 per pesan ini diharapkan bisa menutup kekurangan dana yang dibutuhkan. Pebalap kelahiran Solo itu diharapkan bisa melunasi sisa pembayaran sebesar 10 juta euro kepada Manor Racing andai 12,4 juta pengguna ponsel mengirim SMS. "Mari kita mendukung ini. Buatlah seperti minum obat, tiga kali sehari," kata Menkominfo, Rudiantara kepada wartawan. egigihan upaya Pemerintah Indonesia itu turut diberitakan oleh situs-situs balap lu...