PASURUAN (BM)
- Operasi yang dijalankan petugas jajaran Polres Pasuruan selama
Ramadan berhasil mengamankan belasan pelaku judi kartu dan tjap jie kie.
Tidak itu saja, petugas juga menggagalkan jual beli bondet. Sementara
petugas Sat Narkoba juga menyita sedikitnya 5.000 botol minuman keras
berbagai ukuran dan merek. Kini pelaku berikut dengan barang bukti
diamankan di Mapolres Pasuruan Kota.
Waka
Polresta Kompol Herlina SH didampingi Kasat Reskrim AKP Riyanto dan
Kasubbag Humas Iptu Puryanto, SH, mengatakan, belasan pelaku dibekuk
petugas ketika sedang asyik berjudi di beberapa tempat di wilayah hokum
Polres Pasuruan Kota. Satu orang pembuat bondet juga ditangkap di
rumahnya. Sejumlah barang bukti diamankan berikut pelakunya.
Pengakuan
pelaku kepada petugas, dirinya membuat bondet karena untuk kepentingan
sendiri. Didesak apakah tidak ada orang lain pesan, pelaku tetap ngotot
kalau selama ini dirinya membuat untuk dipakai sendiri.
“Intinya
belakangan selama Ramadan ini aksi kejahatan di Polres Pasuruan Kota
cenderung menurun. Begal sudah tidak lagi ada, maling masuk rumah kosong
juga tidak ada,” kata Waka Polresta.
Kali
ini seorang pemuda yang dilaporkan karena meniduri seorang gadis
pacarnya sendiri. Kasusnya masih terus didalami, karena orang tua dari
pihak cewek tidak menerimanya.
“Aksi
begal yang belakangan sering terjadi di kawasan Pasuruan bagian timur,
kini sudah tidak terdengar lagi. Kita tekankan kepada anggota supaya
intensitas pengamanan melalui berbagai cara harus dilakukan untuk
mengamankan wilayahnya,” tegas Herlina.
Dikatakan
Kasat Reskrim, belakangan pihaknya sudah menurunkan sejumlah anggota
khusus tanpa seragam untuk melakukan pengamanan di kawasan Pasuruan
bagian timur. Penjagaan difokuskan di titik rawan aksi kejahatan di
wilayah hukum Polsek Rejoso, Nguling, Grati dan Keboncandi serta Kraton.
(umr/kd/dra)
sumber : okez0ne
sumber : okez0ne

Komentar
Posting Komentar