Langsung ke konten utama

Bantuan dari Kementerian Pertanian untuk Trawas



MOJOKERTO (BM) – Bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) ke Pemkab Mojokerto tetap mengalir kendati Menteri Andi Amran Sulaeman kecewa ke Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa yang tak pernah hadir di setiap kunjungan kerjanya. 
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto Sulistyowati membantah ketidakhadiran Bupati Mojokerto pada panen raya jagung di Desa Kedunglengkong Kecamatan Dlanggu beberapa waktu lalu, berimbas pada kuncuran bantuan dari Kementan. 
Bantuan berupa alat pertanian senilai Rp 10,2 miliar itu telah diterima Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto. "Tidak benar kalau bantuan dari Kementan di-cancel. Karena barang sudah datang dan kami terima seminggu sebelum menteri datang ke Mojokerto," katanya.
Ia menjelaskan, bantuan yang bersumber dari APBN 2016 itu terbagi dalam dua termin. Termin pertama berupa 6 unit alat tanam (transplanter), 16 pompa air dan 17 hand tractor. Sedangkan termin kedua, berupa 2 unit sub round, 95 hand tractor, 6 unit pengolahan pupuk organik (UPPO), 237 alat penyemprot hama serta 3 unit mesin panen.
Khusus UPPO, lanjut Sulis, bantuan akan dirupakan dana yang langsung ditransfer ke rekening kelompok tani dengan nilai masing-masing Rp 275 juta. Bantuan itu wajib dibelanjakan berupa 10 ekor sapi, 3 unit alat angkut roda tiga, kandang sapi, bak fermentasi pupuk organik, mesin pemotong rumput.
Keenam unit UPPO tersebut sekarang ini berada di Kecamatan Trawas Jatirejo Bangsal Gondang dan Sooko. "Semua ini untuk mendukung peningkatan produksi menuju swasembada pangan. Kalau dikurskan uang senilai Rp 10,2 miliar. Alat-alat pertanian tersebut sudah kami terima. Saat ini akan kami bagikan ke kelompok tani yang berhak," ujar Sulis.
Dia menuturkan, produktivitas petani di Kabupaten Mojokerto melebihi target yang ditetapkan pemerintah. Pada musim tanam periode April-September tahun lalu, dengan luas lahan 15.603 hektar, target panen gabah dipatok 6,8 ton per hektar. 
Realisasinya, hasil panen petani mencapai 7,2 ton per hektar. "Target serapan Bulog tahun ini sebanyak 33.000 ton. Sampai sekarang sudah terealisasi 8.355 ton atau sudah 25,31 persen," tuturnya.
Dengan diterimanya bantuan tersebut, tambah Sulis, pihaknya akan segera membagikan alat pertanian itu ke kelompok tani di Kabupaten Mojokerto. "Syaratnya setiap kelompok tani harus berbadan hukum. Yang kedua, tentunya hasil tanam mereka bagus," tandasnya. (gie/nov)

sumber :
mtvo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Trawas Pagi Ini

Foto ini adalah diambil di salah satu hotel terkenal di trawas , Pagi ini suasana trawas sangat indah . Trawas sudah menjadi bagian dari pariwisata yang wajib di kunjungi , Trawas memiliki tempat indah yang masih belum ter ekspos, oleh karena itu kali ini kami akan ekspos trawas kepada anda semua, Mungkin banyak orang menyangka hanya batu malang yang bagus di wilayah jatim timur/ wilayah malang , pada hal ada wilayah lain yaitu Trawas , Daerah yang terletak tepat di belakakng batu malang , trawas dan batu malang sendiri hanya ter batas gunung welirang jark trawas dengan batu malang sebenarnya cukup dekat, apa saja yang ada di trawas ? Selain suasana sejuknya yang tidak kalah dengan Batu malang Trawas juga terkenal dengan Duriannya Jika anda ke trawas anda wajib untuk mencari durian khas trawas, tapi awas tertipu tidak jarang ada juga penjual nakal yang menipu, mengaku durian trawas padahal aslinya durian luar trawas, ini jelas beda dengan rasa asli durian trawas , jika anda ingin...

Inilah 24 pasangan mesum yang di grebek di hotel kawasan Trawas

Img ilstrasi Polres Mojokerto beserta dinas terkait menggelar Operasi Bina Kusuma di sejumlah hotel di wilayah hukum Polres Mojokerto. Sebanyak 24 pasangan mesum digerebek petugas saat berteduh dari air hujan di dalam kamar hotel. Puluhan pasangan mesum yang telah terjaring razia gabungan dinas terkait yakni dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung digelandang ke Mapolres Mojokerto untuk dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, dari 24 pasangan mesum tersebut merupakan bukan pasangan suami istri. Dari 24 pasangan mesum tersebut, 12 orang diketahui berstatus janda, 15 laki-laki yang sudah memiliki istri dan lima perempuan yang mempunyai suami serta 11 orang yang belum menikah. Sebanyak 24 pasangan mesum tersebut digerebek dari dua hotel di Kecamatan Trawas dan Pungging. Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, sebanyak 24 pasangan mesum tersebut bukan suami istri. "Mereka terjaring di dua hotel...

Terobosan Baru Pemerintah Untuk Dukung Langkah Rio Harianto di F1

Terobosan yang digelar Pemerintah Indonesia untuk mendukung eksistensi Rio Haryanto pada ajang balap Formula 1 ternyata turut disorot media-media luar negeri. Beberapa media memberitakan kerja keras Pemerintah dalam mendukung Rio melalui layanan SMS ( Short Message Service ). Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan penggalangan dana untuk Rio. Melalui SMS Donasi ke nomor 7788 dan dengan biaya sebesar Rp5.000 per pesan ini diharapkan bisa menutup kekurangan dana yang dibutuhkan. Pebalap kelahiran Solo itu diharapkan bisa melunasi sisa pembayaran sebesar 10 juta euro kepada Manor Racing andai 12,4 juta pengguna ponsel mengirim SMS. "Mari kita mendukung ini. Buatlah seperti minum obat, tiga kali sehari," kata Menkominfo, Rudiantara kepada wartawan. egigihan upaya Pemerintah Indonesia itu turut diberitakan oleh situs-situs balap lu...