Langsung ke konten utama

50 Tim Menuju Green Camp, Tim Lolos berkunjung ke Trawas


Program Sidoarjo Zero Waste telah memasuki pengumuman 50 besar tim yang maju ke tahap green camp.
Sebanyak 50 tim atau sekolah yang terpilih akan diajak menghabiskan dua hari belajar tentang konservasi lingkungan dan pengolahan sampah di Trawas, Mojokerto. Asyik bukan?
Nah, green camp itu diadakan sekaligus persiapan perebutan tim sepuluh besar. Selanjutnya, tim kembali diseleksi menjadi tiga tim terbaik.
Merekalah yang berkesempatan terbang ke luar negeri. Singapura! Momen tersebut tentu membuat deg-degan! (nama-nama 50 tim yang lolos ikut green camp lihat grafis).
Sejak di-launching pada 21 Februari 2016, program kerja sama Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Sidoarjo serta Jawa Pos dengan didukung Finna itu mendapatkan sambutan yang luar biasa.
Mulai sekolah, karang taruna, organisasi pemuda, komunitas, hingga aparat pemerintahan. Buktinya, trash mob yang digelar di 18 titik kecamatan selalu menyedot peserta untuk ikut bersih-bersih sampah.
Jika ditotal, ada puluhan ribu orang yang ikut berpartisipasi bersih-bersih. Person in Charge (PIC) Trash Mob Yohan Gita Tamtama menyatakan, untuk mencari para pemenang, semua aspek penilaian harus terpenuhi.
Mulai kehadiran saat trash mob, karya-karya daur ulang yang dibuat, hingga kemampuan menyelenggarakan aksi peduli lingkungan secara mandiri.
’’Jadi, penilaian nggak bisa dilihat dari satu aspek saja,’’ katanya. Karena itu, foto-foto aksi para peserta selalu diminta panitia untuk dikirimkan ke e-mail banggasidoarjo@gmail.com guna penilaian.
Yohan menuturkan, kegigihan para peserta untuk selalu hadir dalam trash mob harus diacungi jempol. Padahal, lokasinya jauh.
Berdasar penilaian dewan juri, 50 tim berhak maju ke tahap green camp pada 22–23 Oktober mendatang di Hotel Inna Trawas.
Sebelumnya, panitia melaksanakan technical meeting (TM) green camp di Kantor DKP Sidoarjo. Rencananya, TM dilakukan Sabtu (8/10) pukul 07.00 dan dibuka langsung oleh Kepala DKP Bahrul Amig.
Setelah itu, para peserta diajak mengunjungi beberapa tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) dengan mengendarai truk DKP. Materi soal pemilahan di TPST tersebut langsung dipraktikkan.
Dalam agenda green camp nanti, ada banyak pengetahuan yang menarik tentang lingkungan. Di antaranya, pengolahan sampah. Selain itu, ada kegiatan outbond dan malam keakraban yang seru.
’’Pokoknya, dibikin fun dan edukatif,” ujar Koordinator Event Green Camp Dian Riski Mayasari. Ada ujian yang menjadi salah satu penentu terpilihnya tim sepuluh besar.
Selamat buat tim yang masuk 50 besar. Keep spirit! Namun, yang belum berhasil tidak boleh berkecil hati. Terus bergerak untuk peduli kebersihan dan lingkungan.
Rencananya, program Sidoarjo Zero Waste terus berlanjut. Program positif yang menyasar anak-anak muda dan dikemas dengan menarik itu diharapkan mampu terus menebar virus peduli kebersihan dan lingkungan.
’’Kalau bisa, terus dilakukan hingga Sidoarjo benar-benar bebas sampah yang ditarget 2018,” tandasnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Trawas Pagi Ini

Foto ini adalah diambil di salah satu hotel terkenal di trawas , Pagi ini suasana trawas sangat indah . Trawas sudah menjadi bagian dari pariwisata yang wajib di kunjungi , Trawas memiliki tempat indah yang masih belum ter ekspos, oleh karena itu kali ini kami akan ekspos trawas kepada anda semua, Mungkin banyak orang menyangka hanya batu malang yang bagus di wilayah jatim timur/ wilayah malang , pada hal ada wilayah lain yaitu Trawas , Daerah yang terletak tepat di belakakng batu malang , trawas dan batu malang sendiri hanya ter batas gunung welirang jark trawas dengan batu malang sebenarnya cukup dekat, apa saja yang ada di trawas ? Selain suasana sejuknya yang tidak kalah dengan Batu malang Trawas juga terkenal dengan Duriannya Jika anda ke trawas anda wajib untuk mencari durian khas trawas, tapi awas tertipu tidak jarang ada juga penjual nakal yang menipu, mengaku durian trawas padahal aslinya durian luar trawas, ini jelas beda dengan rasa asli durian trawas , jika anda ingin...

Inilah 24 pasangan mesum yang di grebek di hotel kawasan Trawas

Img ilstrasi Polres Mojokerto beserta dinas terkait menggelar Operasi Bina Kusuma di sejumlah hotel di wilayah hukum Polres Mojokerto. Sebanyak 24 pasangan mesum digerebek petugas saat berteduh dari air hujan di dalam kamar hotel. Puluhan pasangan mesum yang telah terjaring razia gabungan dinas terkait yakni dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung digelandang ke Mapolres Mojokerto untuk dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, dari 24 pasangan mesum tersebut merupakan bukan pasangan suami istri. Dari 24 pasangan mesum tersebut, 12 orang diketahui berstatus janda, 15 laki-laki yang sudah memiliki istri dan lima perempuan yang mempunyai suami serta 11 orang yang belum menikah. Sebanyak 24 pasangan mesum tersebut digerebek dari dua hotel di Kecamatan Trawas dan Pungging. Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, sebanyak 24 pasangan mesum tersebut bukan suami istri. "Mereka terjaring di dua hotel...

Terobosan Baru Pemerintah Untuk Dukung Langkah Rio Harianto di F1

Terobosan yang digelar Pemerintah Indonesia untuk mendukung eksistensi Rio Haryanto pada ajang balap Formula 1 ternyata turut disorot media-media luar negeri. Beberapa media memberitakan kerja keras Pemerintah dalam mendukung Rio melalui layanan SMS ( Short Message Service ). Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan penggalangan dana untuk Rio. Melalui SMS Donasi ke nomor 7788 dan dengan biaya sebesar Rp5.000 per pesan ini diharapkan bisa menutup kekurangan dana yang dibutuhkan. Pebalap kelahiran Solo itu diharapkan bisa melunasi sisa pembayaran sebesar 10 juta euro kepada Manor Racing andai 12,4 juta pengguna ponsel mengirim SMS. "Mari kita mendukung ini. Buatlah seperti minum obat, tiga kali sehari," kata Menkominfo, Rudiantara kepada wartawan. egigihan upaya Pemerintah Indonesia itu turut diberitakan oleh situs-situs balap lu...