Sebuah pohon di jalur wisata Pacet tepatnya di Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto tumbang hingga membuat akses menuju wisata Pacet tersendat, Sabtu (8/10/2016). Pohon tersebut tumbang lantaran hujan deras yang disertai angin kencang.
Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Sejumlah petugas dibantu warga langsung melakukan pemangkasan karena ranting-ranting pohon itu sempat memakan separuh jalan lebih, bahkan menimpa kabel listrik milik PLN. Tentu saja, pengguna jalan harus memperlambat laju kendaraannya karena petugas melakukan sistem buka tutup.
Salah satu warga, Siswandi (51) mengatakan, pohon tiba-tiba tumbang setelah terjadi hujan deras disertai angin kencang. "Tiba-tiba tumbang mungkin karena sebelumnya hujannya deras dan anginnya cukup kencang. Tidak ada korban tapi rantingnya menutup separuh badan jalan," ungkapnya.
Tak hanya itu, Siswandi menuturkan, saat pohon tumbang sejumlah pengunjung warung kopi di dekat lokasi berhamburan keluar karena kaget. Beruntung pohon tumbang yang sebagian rantingnya menimpa kabel milik PLN tersebut tak menimbulkan korban jiwa karena jalanan sepi saat kejadian.
Staf Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Yanuar mengatakan, jika masa transisi dari musim kemarau basah ke penghujan memang menjadi kewaspadaan. "Tidak hanya rawan bencana banjir dan tanah longsor, namun angin puting beliung juga menjadi ancaman," katanya.
Masih kata Yanuar, dari data BMKG di bulan Oktober, itensitas angin puting beliung cukup tinggi di Kabupaten Mojokerto yakni mencapai 28 ZOM. Angka tersebut lebih tinggi dibanding bulan September dan November mendatang yang hanya berkisar 5-27 ZOM

Komentar
Posting Komentar