Langsung ke konten utama

Polisi Gencar melakukan Razia pelajar bolos di kawasan Trawas


Dinas Pendidikan (dindik) Kabupaten Mojokerto membuat satuan tugas (satgas) penertiban siswa bolos sekolah sejak bulan ini.
Kepala Dinas Pendidikan (dindik) Kabupaten Mojokerto, Yoko Priyono menjelaskan, satgas ini menjadi jawaban atas kekhawatiran anak sekolah yang bolos ketika jam pelajaran berlangsung.
"Kami tak ingin ada razia, karena para pelajar yang bolos itu bukan penyakit masyarakat. Makanya, kami buat satgas untuk menertibkan siswa yang tak masuk saat jam pelajaran berlangsung," ujarnya kepada wartawan, Senin (24/10/2016).
Dijelaskan, satgas yang dibentuk bulan ini bekerja di 18 kecamatan di Kabupaten Mojokerto.
Satgas-satgas ini bekerja dengan penanggung jawab Kepala UPT Dindik Kecamatan dan anggotanya adalah kepala sekolah di tiap kecamatan.
"Satgas ini punya tugas berbeda dengan penertiban di tiap sekolah. Kalau penertiban di sekolah dilakukan patroli keamanan dengan anggota guru-guru dan OSIS," paparnya.
Sedangkan satgas ini lebih fokus bertugas di luar sekolah, atau tempat umum, seperti di GOR Mojosari, Rolak 9, tempat wisata seperti di Pacet dan Trawas, dan cafe-cafe.
Tempat-tempat itu biasanya menjadi lokasi nongkrong siswa ketika jam pelajaran berlangsung. Sedangkan lokasi di hotel-hotel, satgas tak menjangkaunya karena sudah ranah polisi.
"Kami sempat memergoki pelajar dari luar kabupaten di tempat wisata dan dia keburu kabur. Kalau memang ada siswa di kabupaten yang ketahuan bolos, kami akan sita kartu pelajar dan siswa itu harus datang ke sekolah bersama orangtuanya untuk diberi peringatan," ujarnya.
Jika siswa ini tetap membandel dan sekolah sudah mengeluarkan tiga kali peringatan, maka sanksi dikeluarkan dari sekolah bakal diberikan.
Begitu pula jika ada siswi hamil, maka sanksi keluar dari sekolah bakal diterapkan. "Siswi hamil wajib dikeluarkan karena melanggar norma dan etika. Kecuali kalau siswi itu hamil karena diperkosa. Begitu pula dengan siswa yang bandel dan bolos, kami tentu menerapkan PP No 17/ 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaran pendidikan, yakni pasal 169 tentang kewajiban peserta didik," pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Trawas Pagi Ini

Foto ini adalah diambil di salah satu hotel terkenal di trawas , Pagi ini suasana trawas sangat indah . Trawas sudah menjadi bagian dari pariwisata yang wajib di kunjungi , Trawas memiliki tempat indah yang masih belum ter ekspos, oleh karena itu kali ini kami akan ekspos trawas kepada anda semua, Mungkin banyak orang menyangka hanya batu malang yang bagus di wilayah jatim timur/ wilayah malang , pada hal ada wilayah lain yaitu Trawas , Daerah yang terletak tepat di belakakng batu malang , trawas dan batu malang sendiri hanya ter batas gunung welirang jark trawas dengan batu malang sebenarnya cukup dekat, apa saja yang ada di trawas ? Selain suasana sejuknya yang tidak kalah dengan Batu malang Trawas juga terkenal dengan Duriannya Jika anda ke trawas anda wajib untuk mencari durian khas trawas, tapi awas tertipu tidak jarang ada juga penjual nakal yang menipu, mengaku durian trawas padahal aslinya durian luar trawas, ini jelas beda dengan rasa asli durian trawas , jika anda ingin...

Inilah 24 pasangan mesum yang di grebek di hotel kawasan Trawas

Img ilstrasi Polres Mojokerto beserta dinas terkait menggelar Operasi Bina Kusuma di sejumlah hotel di wilayah hukum Polres Mojokerto. Sebanyak 24 pasangan mesum digerebek petugas saat berteduh dari air hujan di dalam kamar hotel. Puluhan pasangan mesum yang telah terjaring razia gabungan dinas terkait yakni dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung digelandang ke Mapolres Mojokerto untuk dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, dari 24 pasangan mesum tersebut merupakan bukan pasangan suami istri. Dari 24 pasangan mesum tersebut, 12 orang diketahui berstatus janda, 15 laki-laki yang sudah memiliki istri dan lima perempuan yang mempunyai suami serta 11 orang yang belum menikah. Sebanyak 24 pasangan mesum tersebut digerebek dari dua hotel di Kecamatan Trawas dan Pungging. Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, sebanyak 24 pasangan mesum tersebut bukan suami istri. "Mereka terjaring di dua hotel...

Terobosan Baru Pemerintah Untuk Dukung Langkah Rio Harianto di F1

Terobosan yang digelar Pemerintah Indonesia untuk mendukung eksistensi Rio Haryanto pada ajang balap Formula 1 ternyata turut disorot media-media luar negeri. Beberapa media memberitakan kerja keras Pemerintah dalam mendukung Rio melalui layanan SMS ( Short Message Service ). Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan penggalangan dana untuk Rio. Melalui SMS Donasi ke nomor 7788 dan dengan biaya sebesar Rp5.000 per pesan ini diharapkan bisa menutup kekurangan dana yang dibutuhkan. Pebalap kelahiran Solo itu diharapkan bisa melunasi sisa pembayaran sebesar 10 juta euro kepada Manor Racing andai 12,4 juta pengguna ponsel mengirim SMS. "Mari kita mendukung ini. Buatlah seperti minum obat, tiga kali sehari," kata Menkominfo, Rudiantara kepada wartawan. egigihan upaya Pemerintah Indonesia itu turut diberitakan oleh situs-situs balap lu...