Sebuah jembatan sepanjang 70 meter yang menghubungkan antara Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Gresik sebagian ambles karena diterjang aliran Sungai Lamong.
Amblesnya sebagian jembatan di Dusun Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto ini direspon pemkab, dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto.
Itu terlihat dengan dikirimnya anyaman kawat (gronjong) ke lokasi sebagai upaya darurat. Anyaman kawat itu akan dipakai merapikan pondasi jembatan yang ambles.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Tanto Suhariyadi menjelaskan, plengsengan yang ambles akan dirapikan dengan gronjong sekaligus sebagai pondasi.
"Setelah dibuat dasaran, sayap jembatan yang ambles akan dinaikkan kembali sehingga bisa meluruskan kembali kemiringan jembatan yang terlihat ekstrem itu," ujarnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Senin (31/10/2016).
Dijelaskan, meski dibenahi dengan gronjong, namun itu hanya bersifat sementara saja.
Sebab, jika dilihat dari tekstur jembatan harus ada upaya khusus untuk memperbaikinya.
Untuk itu, BPBD akan segera mengajukan dana ke pemkab untuk perbaikan, supaya tak timbul korban.
"Kami usahakan pada 2017 mendatang bisa dianggarkan dari APBD," pungkasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Komentar
Posting Komentar