Langsung ke konten utama

Angin Kencang Di trawas mengakibatkan Banyak pohon tumbang


Mulai hari Sabtu 17 Desember rasanya suasana di trawas cukup mencekam apalagi di daerah daerah perhutanan banyak pohon pohon tumbang di karnakan angin kencang akhir-akhir ini.
Selain mewaspadai bencana alam berupa banjir dan longsor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto juga mewaspadai angin kencang. Pasalnya, angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Sekretaris BPBD Kabupaten Mojokerto, Vicko C Setiawan mengatakan, jika daerah rawan bencana longsor dan banjir bisa dipetakan, berbeda dengan angin kencang. "Angin tidak bisa diprediksi terjadi di daerah mana seperti halnya bencana longsor dan banjir," ungkapnya, Rabu (23/11/2016).

Masih kata Vicko, untuk kecamatan di Kabupaten Mojokerto yang masuk peta rawan longsor yakni Kecamatan Trawas, Pacet, Jatirejo, Gondang dan Ngoro. Yakni kecamatan yang memiliki perbukitan dan gunung, sementara di utara sungai, daerah rawan longsor terjadi di Dawarblandong.

"Kalau utara sungai, longsor terjadi karena disebabkan plensengan Kali Lamong. Ini karena harus ada normalisasi seperti di Kali Lamong, Kali Sadar dan Kali Porong. Untuk kecamatan rawan bencana banjir yakni Kecamatan Mojoanyar, Bangsal, Mojosari, Pungging, Dawarblandong dan Kemlagi," katanya.

Menurutnya, karena fenomena La Nina kemarin menyebabkan musim kemarau basah sehingga untuk tahun ini, di Kabupaten Mojokerto tidak terjadi kekeringan seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, lanjut Vicko kepada beritajatim.com, Kabupaten Mojokerto potensi terjadi angin kencang.

"Kemarin musim kering basah, tahun kemarin kemarau di Ngoro dan Dawarblandong terjadi kekeringan tapi tahun ini tidak ada kekeringan. Sampai bulan November ini, tidak permintaan air bersih. Angin kencang bisa terjadi di semua wilayah, ini berbeda dengan angin puting beliung," ujarnya.

Vicko menjelaskan, jika angin puting beliung terdapat pusaran dan di atas terdapat awan sipi (hitam pekat) saat hujan turun. Sementara, tegas Vicko, angin kencang tidak ada awan maupun pusaran angin. Namun sifatnya sama-sama merusak dan angin kencang ini bisa terjadi dimanapun.

"Kita menghimbau kepada masyarakat untuk waspada bencana, jika di daerah pengunungan terjadi hujan di atas dua jam intensitas tinggi, dibawah perlu waspada. Puncak musim hujan juga tidak bisa diprediksi dan beberapa hari ini, di wilayah atas hujan turun cukup deras," jelasnya.[tin/ted]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Trawas Pagi Ini

Foto ini adalah diambil di salah satu hotel terkenal di trawas , Pagi ini suasana trawas sangat indah . Trawas sudah menjadi bagian dari pariwisata yang wajib di kunjungi , Trawas memiliki tempat indah yang masih belum ter ekspos, oleh karena itu kali ini kami akan ekspos trawas kepada anda semua, Mungkin banyak orang menyangka hanya batu malang yang bagus di wilayah jatim timur/ wilayah malang , pada hal ada wilayah lain yaitu Trawas , Daerah yang terletak tepat di belakakng batu malang , trawas dan batu malang sendiri hanya ter batas gunung welirang jark trawas dengan batu malang sebenarnya cukup dekat, apa saja yang ada di trawas ? Selain suasana sejuknya yang tidak kalah dengan Batu malang Trawas juga terkenal dengan Duriannya Jika anda ke trawas anda wajib untuk mencari durian khas trawas, tapi awas tertipu tidak jarang ada juga penjual nakal yang menipu, mengaku durian trawas padahal aslinya durian luar trawas, ini jelas beda dengan rasa asli durian trawas , jika anda ingin...

Inilah 24 pasangan mesum yang di grebek di hotel kawasan Trawas

Img ilstrasi Polres Mojokerto beserta dinas terkait menggelar Operasi Bina Kusuma di sejumlah hotel di wilayah hukum Polres Mojokerto. Sebanyak 24 pasangan mesum digerebek petugas saat berteduh dari air hujan di dalam kamar hotel. Puluhan pasangan mesum yang telah terjaring razia gabungan dinas terkait yakni dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung digelandang ke Mapolres Mojokerto untuk dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, dari 24 pasangan mesum tersebut merupakan bukan pasangan suami istri. Dari 24 pasangan mesum tersebut, 12 orang diketahui berstatus janda, 15 laki-laki yang sudah memiliki istri dan lima perempuan yang mempunyai suami serta 11 orang yang belum menikah. Sebanyak 24 pasangan mesum tersebut digerebek dari dua hotel di Kecamatan Trawas dan Pungging. Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, sebanyak 24 pasangan mesum tersebut bukan suami istri. "Mereka terjaring di dua hotel...

Terobosan Baru Pemerintah Untuk Dukung Langkah Rio Harianto di F1

Terobosan yang digelar Pemerintah Indonesia untuk mendukung eksistensi Rio Haryanto pada ajang balap Formula 1 ternyata turut disorot media-media luar negeri. Beberapa media memberitakan kerja keras Pemerintah dalam mendukung Rio melalui layanan SMS ( Short Message Service ). Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan penggalangan dana untuk Rio. Melalui SMS Donasi ke nomor 7788 dan dengan biaya sebesar Rp5.000 per pesan ini diharapkan bisa menutup kekurangan dana yang dibutuhkan. Pebalap kelahiran Solo itu diharapkan bisa melunasi sisa pembayaran sebesar 10 juta euro kepada Manor Racing andai 12,4 juta pengguna ponsel mengirim SMS. "Mari kita mendukung ini. Buatlah seperti minum obat, tiga kali sehari," kata Menkominfo, Rudiantara kepada wartawan. egigihan upaya Pemerintah Indonesia itu turut diberitakan oleh situs-situs balap lu...