Langsung ke konten utama

Gunung Penanggungan Diusulkan Jadi Cagar Budaya Peringkat Nasional


Setelah status Gunung Penanggungan sebagai cagar budaya tingkat propinsi, kini statusnya diusulkan sebagai peringkat nasional. Karena nilai sejarah situs yang terkandung didalamnya sudah bukan lagi mencakup unsur Kabupaten Mojokerto atau propinsi Jawa Timur saja.

Wacana peningkatan status kawasan gunung Pawitra tersebut tak lepas dari struktur situs yang ditemukan memiliki nilai sejarah tinggi dan tak ada duanya di dunia. Gunung Penanggungan juga berhubungan langsung dengan sejarah Indonesia kuno sehingga layak jika statusnya ditingkatkan menjadi tingkat nasional.

Kepala Balai Penyelamatan Cagar Budaya (BPCB) Jatim di Trowulan, Andi Mohammad Said membenarkan usulan peningkatan status tersebut. "Ini setelah adanya pembahasan bersama stakeholder lainnya. Dasar usulan karena nilai sejarah situs yang terkandung di dalamnya sudah bukan lagi mencakup unsur Kabupaten Mojokerto atau propinsi Jawa Timur saja," ungkapnya, Minggu (4/12/2016).

Masih kata Andi, tapi juga berhubungan langsung dengan sejarah Indonesia kuno. Pasalnya, baik BPCB maupun akademisi lainnya telah menguak sejumlah fakta baru mengenai unsur situs Gunung Penanggungan yang tak dimiliki oleh situs lain. Ada ratusan situs yang ditemukan di gunung yang terletak di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto tersebut.

"Memang seharusnya sebagai kawasan cagar budaya peringkat nasional. Salah satu temuan yang paling terang dan tak ada duanya adalah jalur kuda yang melingkar dari kaki hingga puncak gunung. Lalu keberadaan ratusan situs lain yang sampai saat ini masih dalam identifikasi dan analisa arkeolog," katanya.

Andi menambahkan, yang paling menguatkan adalah secara keseluruhan wilayah Gunung Penanggungan mulai dari kaki hingga puncak semuanya mengandung unsur situs. Kondisi seperti ini, tegas Andi, hanya ada pada beberapa gunung di Indonesia bahkan dunia. Secara umum, Gunung Penanggungan penuh dengan situs.

"Tapi masih kita dalami secara detail berdasarkan teoritisnya, sebutannya saja gunung suci. Usulan tersebut selain nantinya untuk pusat studi, juga bermanfaat untuk melindungi kawasan gunung dari praktek yang merusak lingkungan atau nilai situs itu sendiri," ujarnya.

Tidak dipungkiri, lanjut Andi, wilayah Pawitra rawan terhadap praktek pertambangan, pembalakan hutan liar, dan pencurian situs. Untuk itu, nantinya akan dibutuhkan pembahasan serius bersama stakeholder lainnya seperti Badan Lingkungan Hidup (BLH), Perhutani, Pemkab Mojokerto, Pemkab Pasuruan serta pemerhati budaya lainnya.

"Leading sektornya tetap Propinsi Jawa Timur yang berwenang tapi juga akan dibahas secara menyeluruh oleh instansi lain yang berkepentingan. Khususnya di sekitar lokasi," jelasnya.

Seperti diketahui, penelitian terhadap Gunung Penanggungan sudah dilakukan sejak zaman penjajahan Belanda tahun 1935. Situs yang tersebar berasal dari masa Kerajaan Mataram Kuno hingga Majapahit akhir. Peninggalan tertua tercatat berupa Petirtaan Jolotundo yang berakhir 977 M dan di masa Mpu Sendok.

Selain itu juga berasal peninggalan termuda yang ditemukan adalah Candi Merak yang bertarikh 1511 M. Pemprov Jawa Timur sebelumnya, telah menetapkan Gunung Penanggungan sebagai Kawasan Cagar Budaya Peringkat Provinsi sejak 14 Januari 2015 melalui SK Gubernur nomor 188/18/KPTS/013/2015.

Gunung yang terkenal dengan kabut tebalnya tersebut masuk dalam wilayah konservasi cagar budaya berdasarkan situs yang terkandung di dalamnya. Dari catatan BPCB Propinsi Jatim di Trowulan, tak kurang dari 123 situs ditemukan yang tersebar di penjuru gunung dan 36 di antaranya sudah teridentifikasi dan telah dipasang juru peliharanya.[tin/kun]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Trawas Pagi Ini

Foto ini adalah diambil di salah satu hotel terkenal di trawas , Pagi ini suasana trawas sangat indah . Trawas sudah menjadi bagian dari pariwisata yang wajib di kunjungi , Trawas memiliki tempat indah yang masih belum ter ekspos, oleh karena itu kali ini kami akan ekspos trawas kepada anda semua, Mungkin banyak orang menyangka hanya batu malang yang bagus di wilayah jatim timur/ wilayah malang , pada hal ada wilayah lain yaitu Trawas , Daerah yang terletak tepat di belakakng batu malang , trawas dan batu malang sendiri hanya ter batas gunung welirang jark trawas dengan batu malang sebenarnya cukup dekat, apa saja yang ada di trawas ? Selain suasana sejuknya yang tidak kalah dengan Batu malang Trawas juga terkenal dengan Duriannya Jika anda ke trawas anda wajib untuk mencari durian khas trawas, tapi awas tertipu tidak jarang ada juga penjual nakal yang menipu, mengaku durian trawas padahal aslinya durian luar trawas, ini jelas beda dengan rasa asli durian trawas , jika anda ingin...

Inilah 24 pasangan mesum yang di grebek di hotel kawasan Trawas

Img ilstrasi Polres Mojokerto beserta dinas terkait menggelar Operasi Bina Kusuma di sejumlah hotel di wilayah hukum Polres Mojokerto. Sebanyak 24 pasangan mesum digerebek petugas saat berteduh dari air hujan di dalam kamar hotel. Puluhan pasangan mesum yang telah terjaring razia gabungan dinas terkait yakni dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung digelandang ke Mapolres Mojokerto untuk dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, dari 24 pasangan mesum tersebut merupakan bukan pasangan suami istri. Dari 24 pasangan mesum tersebut, 12 orang diketahui berstatus janda, 15 laki-laki yang sudah memiliki istri dan lima perempuan yang mempunyai suami serta 11 orang yang belum menikah. Sebanyak 24 pasangan mesum tersebut digerebek dari dua hotel di Kecamatan Trawas dan Pungging. Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, sebanyak 24 pasangan mesum tersebut bukan suami istri. "Mereka terjaring di dua hotel...

Terobosan Baru Pemerintah Untuk Dukung Langkah Rio Harianto di F1

Terobosan yang digelar Pemerintah Indonesia untuk mendukung eksistensi Rio Haryanto pada ajang balap Formula 1 ternyata turut disorot media-media luar negeri. Beberapa media memberitakan kerja keras Pemerintah dalam mendukung Rio melalui layanan SMS ( Short Message Service ). Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan penggalangan dana untuk Rio. Melalui SMS Donasi ke nomor 7788 dan dengan biaya sebesar Rp5.000 per pesan ini diharapkan bisa menutup kekurangan dana yang dibutuhkan. Pebalap kelahiran Solo itu diharapkan bisa melunasi sisa pembayaran sebesar 10 juta euro kepada Manor Racing andai 12,4 juta pengguna ponsel mengirim SMS. "Mari kita mendukung ini. Buatlah seperti minum obat, tiga kali sehari," kata Menkominfo, Rudiantara kepada wartawan. egigihan upaya Pemerintah Indonesia itu turut diberitakan oleh situs-situs balap lu...