Langsung ke konten utama

2 Warga Desa Penanggungan Trawas jadi tersangka Pengeroyokan Warga Cembor


Nahrofi Alhuda (25) warga Desa Cembor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto menjadi korban pengroyokan di rumahnya sendiri. Aksi yang dilakukan oleh dua pemuda tersebut dipicu salah paham karena menduga korban yang melakukan aksi pemukulan terhadap salah satu pelaku saat melihat orkes dangdut pada Kamis (15/12/2016) lalu.

Pelaku Bagus Setiono (22) dan Tanto Adhitya (23), keduanya berasal dari Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto mendatangi rumah korban pada Minggu (1/1/2017) sekira pukul 16.00 WIB. Saat keduanya datang, di rumah korban banyak teman korban namun pelaku Bagus langsung menuju ke kamar untuk mencari korban.

Namun korban tidak ada di kamar. Pelaku kemudian bertanya ke saksi Angger Wibisono yang saat itu berada di ruang tamu dan diberitahu jika korban tidur di lantai atas. Mendengar jawaban saksi, pelaku dan masuk lagi bersama pelaku Tanto Adhitya. Keduanya langsung menuju ke lantai atas dan diikuti saksi Angger.

Setelah masuk ke kamar dan melihat korban tertidur langsung kedua pelaku melakukan pengroyokan. Korban dicekik dan dipukul oleh kedua pelaku hingga korban mengalami luka gores di leher, robek dipelipis, luka gores didada dan tangan. Mengetahui korban dikeroyok, sanksi Angger turun dan memberitahu teman-temannya.

Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, pasca kejadian kedua pelaku yang diamankan anggota Polsek Pacet. "Antara korban dan pelaku sama-sama saling kenal dan biasa main ke rumah korban. Aksi pelaku dipicu salah paham, saat ada orkes tanggal 15 Desember 2016 lalu, ada keributan," ungkapnya, Senin (2/1/2016).

Masih kata Kasubbag Humas, pelaku menduga yang memukul pelaku adalah korban sehingga pelaku bersama temannya bermaksud balas dendam. Kedua pelaku saat ini berada di ruang tahanan Mapolsek Pacet dan dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman lebih 5 tahun.[tin/kun]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Trawas Pagi Ini

Foto ini adalah diambil di salah satu hotel terkenal di trawas , Pagi ini suasana trawas sangat indah . Trawas sudah menjadi bagian dari pariwisata yang wajib di kunjungi , Trawas memiliki tempat indah yang masih belum ter ekspos, oleh karena itu kali ini kami akan ekspos trawas kepada anda semua, Mungkin banyak orang menyangka hanya batu malang yang bagus di wilayah jatim timur/ wilayah malang , pada hal ada wilayah lain yaitu Trawas , Daerah yang terletak tepat di belakakng batu malang , trawas dan batu malang sendiri hanya ter batas gunung welirang jark trawas dengan batu malang sebenarnya cukup dekat, apa saja yang ada di trawas ? Selain suasana sejuknya yang tidak kalah dengan Batu malang Trawas juga terkenal dengan Duriannya Jika anda ke trawas anda wajib untuk mencari durian khas trawas, tapi awas tertipu tidak jarang ada juga penjual nakal yang menipu, mengaku durian trawas padahal aslinya durian luar trawas, ini jelas beda dengan rasa asli durian trawas , jika anda ingin...

Inilah 24 pasangan mesum yang di grebek di hotel kawasan Trawas

Img ilstrasi Polres Mojokerto beserta dinas terkait menggelar Operasi Bina Kusuma di sejumlah hotel di wilayah hukum Polres Mojokerto. Sebanyak 24 pasangan mesum digerebek petugas saat berteduh dari air hujan di dalam kamar hotel. Puluhan pasangan mesum yang telah terjaring razia gabungan dinas terkait yakni dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung digelandang ke Mapolres Mojokerto untuk dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, dari 24 pasangan mesum tersebut merupakan bukan pasangan suami istri. Dari 24 pasangan mesum tersebut, 12 orang diketahui berstatus janda, 15 laki-laki yang sudah memiliki istri dan lima perempuan yang mempunyai suami serta 11 orang yang belum menikah. Sebanyak 24 pasangan mesum tersebut digerebek dari dua hotel di Kecamatan Trawas dan Pungging. Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, sebanyak 24 pasangan mesum tersebut bukan suami istri. "Mereka terjaring di dua hotel...

Terobosan Baru Pemerintah Untuk Dukung Langkah Rio Harianto di F1

Terobosan yang digelar Pemerintah Indonesia untuk mendukung eksistensi Rio Haryanto pada ajang balap Formula 1 ternyata turut disorot media-media luar negeri. Beberapa media memberitakan kerja keras Pemerintah dalam mendukung Rio melalui layanan SMS ( Short Message Service ). Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan penggalangan dana untuk Rio. Melalui SMS Donasi ke nomor 7788 dan dengan biaya sebesar Rp5.000 per pesan ini diharapkan bisa menutup kekurangan dana yang dibutuhkan. Pebalap kelahiran Solo itu diharapkan bisa melunasi sisa pembayaran sebesar 10 juta euro kepada Manor Racing andai 12,4 juta pengguna ponsel mengirim SMS. "Mari kita mendukung ini. Buatlah seperti minum obat, tiga kali sehari," kata Menkominfo, Rudiantara kepada wartawan. egigihan upaya Pemerintah Indonesia itu turut diberitakan oleh situs-situs balap lu...