Langsung ke konten utama

Dua Kelurahan di Kota Mojokerto terendam banjir


Sebanyak 900 rumah di dua Kelurahan di Kota Mojokerto terendam banjir akibat luapan Sungai Sadar. Ketinggian air mencapai 50 sentimeter. Akibat banjir ini, aktivitas warga lumpuh dan terancam kesulitan makanan.

Lilik (40) warga lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan, Kota Mojokerto mengatakan, air meluap ke jalan kampung dan meluber ke rumah rumah warga lebih kurang pukul 05.30 WIB, Minggu (26/3) pagi. Air luapan sungai ini terus tinggi dan menggenangi jalan dan rumah warga dengan ketinggian lebih dari 50 sentimeter.

"Pagi setelah subuh, tiba tiba air meluber ke jalan dan masuk rumah warga. Ketinggian air sepaha orang dewasa dan airnya terus naik," kata Lilik.

Menurut Lilik, banjir akibat luapan sungai ini sudah kesekian kalinya semenjak musim penghujan tiba. Namun banjir sekarang ini tidak separah banjir pada bulan Februari kemarin.

"Ini masih mending mas, banjir sebelumnya warga sampai mengungsi karena ketinggian air lebih dari 1 meter," terang Lilik.



Sementara Kabag Humas Pemkot Mojokerto Heriyana Dodik Murtono, mengatakan, dari data Satlak Penanggulangan Bencana Alam, Bakesbangpolinmas Kota Mojokerto, ada sekitar 900 rumah yang terdampak banjir luapan sungai Sadar. Sekarang ini tim penanggulangan bencana masih melakukan assessment di lapangan, untuk mengetahui kondisi warga terdampak guna melakukan penanganan selanjutnya.

"Dari data sementara sekitar 900 rumah yang terdampak, itu di Kelurahan Meri dan di Lingkungan Keboan, Kelurahan Gununggedangan. Namun dari laporan yang diterima, tidak ada yang diungsikan atau korban jiwa," kata Heriyana, saat dikonfirmasi terpisah.

Sementara di Kabupaten Mojokerto, hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Minggu malam, mengakibatkan sedikitnya enam Dusun di dua Desa terendam banjir akibat luapan sungai. Desa Mangelo Kecamatan Sooko, dan Desa Gebangmalang kecamatan Mojoanyar. Selain merendam rumah warga, SDN Gebangmalang II juga terendam air setinggi 50 sentimeter. Untungnya aktivitas sekolah sedang libur.


"Kita masih melakukan assessment di lapangan, diperkirakan jumlah rumah yang terdampak banjir jumlahnya ratusan. Tapi untuk kepastiannya masih menunggu hasil tim di lapangan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Moh. Zaini. [lia]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Trawas Pagi Ini

Foto ini adalah diambil di salah satu hotel terkenal di trawas , Pagi ini suasana trawas sangat indah . Trawas sudah menjadi bagian dari pariwisata yang wajib di kunjungi , Trawas memiliki tempat indah yang masih belum ter ekspos, oleh karena itu kali ini kami akan ekspos trawas kepada anda semua, Mungkin banyak orang menyangka hanya batu malang yang bagus di wilayah jatim timur/ wilayah malang , pada hal ada wilayah lain yaitu Trawas , Daerah yang terletak tepat di belakakng batu malang , trawas dan batu malang sendiri hanya ter batas gunung welirang jark trawas dengan batu malang sebenarnya cukup dekat, apa saja yang ada di trawas ? Selain suasana sejuknya yang tidak kalah dengan Batu malang Trawas juga terkenal dengan Duriannya Jika anda ke trawas anda wajib untuk mencari durian khas trawas, tapi awas tertipu tidak jarang ada juga penjual nakal yang menipu, mengaku durian trawas padahal aslinya durian luar trawas, ini jelas beda dengan rasa asli durian trawas , jika anda ingin...

Inilah 24 pasangan mesum yang di grebek di hotel kawasan Trawas

Img ilstrasi Polres Mojokerto beserta dinas terkait menggelar Operasi Bina Kusuma di sejumlah hotel di wilayah hukum Polres Mojokerto. Sebanyak 24 pasangan mesum digerebek petugas saat berteduh dari air hujan di dalam kamar hotel. Puluhan pasangan mesum yang telah terjaring razia gabungan dinas terkait yakni dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung digelandang ke Mapolres Mojokerto untuk dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, dari 24 pasangan mesum tersebut merupakan bukan pasangan suami istri. Dari 24 pasangan mesum tersebut, 12 orang diketahui berstatus janda, 15 laki-laki yang sudah memiliki istri dan lima perempuan yang mempunyai suami serta 11 orang yang belum menikah. Sebanyak 24 pasangan mesum tersebut digerebek dari dua hotel di Kecamatan Trawas dan Pungging. Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, sebanyak 24 pasangan mesum tersebut bukan suami istri. "Mereka terjaring di dua hotel...

Terobosan Baru Pemerintah Untuk Dukung Langkah Rio Harianto di F1

Terobosan yang digelar Pemerintah Indonesia untuk mendukung eksistensi Rio Haryanto pada ajang balap Formula 1 ternyata turut disorot media-media luar negeri. Beberapa media memberitakan kerja keras Pemerintah dalam mendukung Rio melalui layanan SMS ( Short Message Service ). Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan penggalangan dana untuk Rio. Melalui SMS Donasi ke nomor 7788 dan dengan biaya sebesar Rp5.000 per pesan ini diharapkan bisa menutup kekurangan dana yang dibutuhkan. Pebalap kelahiran Solo itu diharapkan bisa melunasi sisa pembayaran sebesar 10 juta euro kepada Manor Racing andai 12,4 juta pengguna ponsel mengirim SMS. "Mari kita mendukung ini. Buatlah seperti minum obat, tiga kali sehari," kata Menkominfo, Rudiantara kepada wartawan. egigihan upaya Pemerintah Indonesia itu turut diberitakan oleh situs-situs balap lu...