Sekjen International Conference of Islamic Scholars (ICIS), KH A Hasyim Muzadi angkat bicara soal aksi damai bertajuk Bela Islam III (‘Aksi 212’) yang digelar besok, Jumat (2/12). Menurut Hasyim yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), kesepakatan yang muncul antara Polri dan GNPF-MU dan pihak terkait untuk mengawal aksi super damai itu, telah dilandasi kesadaran bersama agar kesucian bela agama jangan dicampuradukkan dengan kepentingan sesaat. Tercetusnya kompromi itu, menurut Hasyim bukan soal kalah dan menang, tetapi adalah bagaimana menghadirkan suasana kondusif. Dengan pengalihan titik lokasi utama di Lapangan Monumen Nasional (Monas), kemungkinan ‘tempelan-tempelan’ itu bisa diminimalisir. Namun, Hasyim yang juga mantan ketua umum Penguru Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini, mengingatkan esensi dan subtansi utama dari rentetan aksi umat Islam tersebut adalah pelaksanaan hukum seadil-adilnya terhadap ...